Yang Tak Pernah Sepi Bernama Jakarta
Updated: Jul 26
Menunggu setahun menuju 5 abad
Wahai Jakarta!
Yang tak pernah sepi dari keramaian
Warga menolak untuk tersungkur dan gugur tuk mewujudkan angan
yang telah lama tersimpan
LRT, MRT, Jaklingko, & Tije
Banyak transportasi umum
untuk kebutuhan bersama
Senang berkeliling menikmati
jalanan yang ramai
Suara gaduh dan riuh mengisi tumpukan memori dalam kepala Bising keramaian selalu hadir Ramai di jalanan juga ramai di pikiran
Berangkat bersama beban yang bersandar di bahu
Terkadang pulang dengan hati yang tak senang Ratusan gang telah kulewati sembari takjub oleh ratusan gedung tinggi
"Oh ternyata ini hidup di kota distopia"
Dalam hati diri bergumam bercampur aduk dengan perasaan kelam
Jakarta
Cerita kemacetan menjadi hal klasik
Janganlah buat mereka terusik
Pancing terus saja buat mereka terpantik
untuk mengeluarkan kata-kata mutiara
Comments