top of page
Search

Sekadar Mimpi Belaka

Writer: Fada Dzaky
Fada Dzaky
May 6
1 min read

Entah ke mana diri ini berada

Layaknya berjalan di ruang kegelapan

Sunyi nan senyap itu

ditemani sepi dan syahdu

Tersesat buatku hilang tanpa arah

Berdiam diri layaknya ingin pasrah

“Tidak!”

“Aku harus otodidak!”

“Ting!”, “Ting!!”

Ting-ting yang bukan kacang,

namun suara kelonteng

seakan memberi petunjuk keluar

“Keluarlah dari keadaan tersesat ini”

Monolog ini baru saja muncul,

ternyata itu hanya bualan

“Wah! Aku di mana ini?”

Ternyata aku baru saja bangun dari kasur empuk

 
 
 

Recent Posts

See All
Pengamat Sosial Semasa Kuliah

Kemarau perasaan buatku risau Begitulah yang terlintas dariku— Perasaan yang tak peka cukup pekat, lumayan melekat, dan terasa dekat olehku Terka

 
 
 
Yang Tak Pernah Sepi Bernama Jakarta

Menunggu setahun menuju 5 abad Wahai Jakarta! Yang tak pernah sepi dari keramaian Warga menolak untuk tersungkur dan gugur tuk mewujudkan angan yang telah lama tersimpan LRT, MRT, Jaklingko, & Tije Ba

 
 
 
Hidup dalam Bayang-bayang

Hidup dalam bayang-bayang Hidup dalam bayang- bayang Ambisi cukup tipis dan berlapis Harapan sejengkal, e

 
 
 

Comments


bottom of page