Setengah Dekade di Jember
- Fada Dzaky
- Nov 20, 2025
- 1 min read
2017-2022
Sudahi lima tahun perantauan
Setengah dekade berada di sana
Merasakan identitas ganda
Lama sebagai warga Jogja
Membaur bersama warga Jember
Rajin pulang tiap semester
Suasana tak lagi sama
“Kuliah di mana sekarang?”
Pertanyaan datang menghampiri
“Kuliah di UNEJ”
Balasan untuk pertanyaan itu
“Orang Jogja berkuliah di luar Jogja”
“Jauh-jauh kuliah di sana”
“Oh Unjem ya”
Begitulah reaksi mereka
Untuk seseorang berkuliah
di Kabupaten kecil
Sudah makan asam garam
Mendengar reaksi bermacam-macam
yang datang sana-sini kemari
Tidak memandang dengan dua mata
Namun dengan satu mata sebelah
Dipandang sebelah mata
Mewarnai dengan dinamika sosial
Cukup sulit membaur
dengan warga berdialek madura
Lebih sering berbaur
dengan perantau berdialek jawa
Gudeg Lumintu
Gudeg dan pecel jadi satu
Contoh akulturasi makanan
Bahasa Pandhalungan
Bahasa jawa dan madura
saling campur menjadi satu
Contoh akulturasi bahasa
Mewarnai dengan dinamika sosial
Keindahan pantai dan tembakau
Keindahan bukit kecil
Jajanan edamame
Tak cukup rasa syukur
terhadap keindahan Jember
Belajar bertahan hidup
Banyak berkenalan dengan mereka
Walau tidak terlalu dekat
Momen bersama sesama perantau
Menjadi cerita tersendiri
Diselesaikan pada semester lima
Comments