top of page
Search

Pulanglah Sejenak

Writer: Fada Dzaky
Fada Dzaky
Feb 17
1 min read

Bukan seakan tak berujung,

lebih tepatnya memang tak berujung

Mendengar suara batin lebih banyak

Melihat dinamika kehidupan beragam

Merasakan dahaga kedamaian

Mencium aroma persaingan ketat

Meraba sentuhan masa sekarang


Tak berujung karena terlalu peduli

menjadi pahlawan kesiangan

tuk peristiwa yang datang dini hari

Mencoba tuk indra manusia ini

sesekali tak terpakai

lalu tersimpan dalam ruang hampa


Tempa dahulu rasa sepi ini

supaya menjadi hening

Kujadikan dia teman masa kini

Masih ada kemungkinan

berkelana pada dunia luar

Cukup mengasyikkan

namun lupa tempat tuk berpulang


Pulanglah sejenak

Tempa sepi menjadi hening dahulu

memang butuh waktu

Pulanglah sejenak

Percayalah, ratusan pelajaran

akan didapat tanpa memintanya

 
 
 

Recent Posts

See All
Pengamat Sosial Semasa Kuliah

Kemarau perasaan buatku risau Begitulah yang terlintas dariku— Perasaan yang tak peka cukup pekat, lumayan melekat, dan terasa dekat olehku Terka

 
 
 
Yang Tak Pernah Sepi Bernama Jakarta

Menunggu setahun menuju 5 abad Wahai Jakarta! Yang tak pernah sepi dari keramaian Warga menolak untuk tersungkur dan gugur tuk mewujudkan angan yang telah lama tersimpan LRT, MRT, Jaklingko, & Tije Ba

 
 
 
Hidup dalam Bayang-bayang

Hidup dalam bayang-bayang Hidup dalam bayang- bayang Ambisi cukup tipis dan berlapis Harapan sejengkal, e

 
 
 

Comments


bottom of page